Believe it or not : Semudah itukah membuat buku?

Believe it or not : Semudah itukah membuat buku?

  101 cara menjadi kaya. 1000 tips mendapatkan jodoh yang baik. 55 hari menjadi pengusaha makmur. 80 cara menempuh kehidupan bahagia. 76 cara mengusir makhluk halus.50 cara menjalani hari tua yang sehat dan sejahtera.

it’s like a bullshit, but if they have braveness to write this kind of book, isn ‘t that means they have experience ?

sebelumnya saya minta maaf untuk buku yang telah saya jadikan sampel, karena menjadi sampel bukan berarti anda contoh yang buruk, (meskipun itu juga belum berarti menjadi contoh yang baik)

Entah genre apa untuk sebutan buku-buku diatas. saya menyebutnya sebagai buku tips-tips-an. Bagi yang hobi jalan-jalan ke toko buku, pasti pernah menemukan genre buku seperti ini. dari yang di toko buku ternama dengan harga yang lumayan (sebanding dengan buku best seller) sampai di kios loak dengan kondisi berdebu dan saat ditanya “ini berapaan bang?” jawab si penjual “se-ikhlasnya aja neng. panglaris.”

ironis.

Buku yang ‘penuh ilmu’, penuh tafsiran ‘unik, janggal,mistis’ dengan judul menggoda untuk segera dibaca (tapi tak bisa karena kadang terbungkus plastik) adalah kunci besar dari pertanyaan besar : MENGAPA BUKU SEPERTI INI MASIH EKSIS DARI ZAMAN TELEPON BENANG SAMPAI FACEBOOK LAHIR KE DUNIA?

Selama masih ada yang mau berbagi ‘hal-hal yang tidak kita dapatkan di sekolah’.

selama masih ada penerbit yang tertarik.

selama masih ada masalah di kehidupan yang harus disembuhkan dengan ‘tips-tips-an’

selama masih ada yang peduli. (minimal, membaca judulnya. soal beli atau tidak, terserah.)

selama masih ada hal remeh-temeh yang bisa dituangkan menjadi buku.

selama masih ada rasa penasaran.

Buku ber-genre seperti ini tak akan goyah tertempa waktu, sekalipun orang-orang modern sudah sebodo amat dengan problema hidup mereka.

by the way, saya akan menulis buku dengan judul : 1 cara mengatasi gangguan asap rokok di mikrolet. Cara tersebut adalah : Jangan berpergian menggunakan mikrolet.

Tapi sesederhana itukah?

Well, believe it or not.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s